KBRI Kairo Dukung Pendirian Persatuan Pencak Silat Mesir, Tapak Suci Ikut Andil

LITERASI INDONESIA – Untuk meningkatkan kerja sama bidang kebudayaan dan olah raga, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo bersama Kementerian Pemuda dan Olah Raga Provinsi Gharbiyah, Mesir mendukung pendirian Persatuan Pencak Silat di Mesir. Dalam kunjungannya ke Kantor Wakil Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud), KBRI Kairo, Bambang Suryadi menuturkan KBRI Kairo ingin bekerja sama dengan klub-klub olah raga di Provinsi Gharbiyah untuk lebih memperkenalkan Pencak Silat sebagai warisan budaya Indonesia ke masyarakat Gharbiyah. Bambang juga menyampaikan sejak tahun 2010, Pencak Silat sudah diajarkan di Pusat…

Mengenal Filosofi Silat Minangkabau; Langkah Kehidupan Tradisi

Literasi Indonesia — Keragaman budaya yang ada di Nusantara begitu kaya. Sejak dahulu kala, khasanah budaya negeri yang indah ini, selalu diminati oleh pihak lain, diteliti, didalami, bahkan kemudian banyak yang dimiliki oleh mereka yang bukan pewaris sesungguhnya. Kini sampailah kita pada kondisi budaya yang mulai tenggelam satu demi satu. Semakin maju perkembangan zaman, semakin kita lupa dengan kekayaan budaya yang turun-temurun menjadi kebanggaan para leluhur. Padahal, tradisi dan budaya yang ada di masing-masing darah di Nusantara ini, merupakan warisan tak ternilai yang ditinggalkan para pendahulu kita. Bukan untuk dilupakan,…

Teknik dan Materi Pembelajaran Silat Minangkabau

Literasi Indonesia — Teknik dasar beladiri Minangkabau ini, biasanya diajarkan oleh Tuo Silek secara umum kepada anak sasian (murid). Adapun bentuk gerakan dan pola serangannya, diutamakan menggunakan anggota tubuh, kaki dan tangan. Pada pemahaman lebih lanjut, sebenarnya dalam gerakan Silek Minang, seluruh anggota dan bagian tubuh dapat dijadikan alat penyerang. Tentu hal ini disesuaikan dengan arah dan sasaran yang dituju. Adapun teknik dasar Silek Minang tersebut, pada bagian penggunaan tangan adalah, Teknik cucuak ciek jari (tusukan satu jari), Teknik cotok duo jari (tusukan dua jari), Teknik cakiak (cekik, menggunakan satu…

Falsafah Silat Minangkabau; Keseimbangan Antara Akal dan Rasa

Literasi Indonesia — Menjadi seorang pesilat, selain turut melestarikan budaya dan tradisi negeri sendiri, sekaligus menempa diri ke arah pematangan konsep kejiwaan yang hakiki. Silat, bukan sekedar keterampilan memainkan seni gerak beladiri yang indah dan mematikan, tapi juga mengisi setiap unsur yang ada dalam diri manusia, untuk memantapkan ketundukannya kepada Sang Pencipta. Ketundukan, dalam bentuk penghambaan diri kepada Sang Khaliq, merupakan wujud dari pengetahuan seorang makhluk terhadap dirinya sendiri. Mengenal, menyelami dan mendalami konsep diri, suatu hal yang dilakukan dari waktu ke waktu oleh seorang pesilat. Secara bertahap, melalui peningkatan…