Pengembangan Literasi Butuh Dukungan Stakeholder Pusat dan Daerah

Literasi Indonesia – Tingkat literasi sebuah bangsa memiliki hubungan yang vertikal terhadap kualitas bangsa tersebut. Literasi yang memiliki kontribusi positif dalam menumbuhkan kreativitas, inovasi, keterampilan dan kecakapan sosial Sumber Daya Manusia (SDM) membutuhkan sinergi serta dukungan dari seluruh stakeholder baik pusat maupun daerah. Literasi menjadi sangat penting dalam segala aspek. Dalam konteks yang lebih luas, literasi mengerucut pada perbendaharaan gagasan yang membantu seseorang untuk berpikir dan bertindak atas dasar konsep yang matang. Untuk itu, penguatan budaya literasi harus dibangun secara holistik dan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Deputi Bidang Pengembangan…

Prinsip Dasar Pengembangan dan Implementasi Literasi Baca-Tulis

Literasi Indonesia – Dalam Gerakan Literasi Nasional, literasi baca-tulis  dikembangkan  dan diimplementasikan berlandaskan pada lima prinsip dasar. Prinsip Keutuhan dan Holistik Literasi baca-tulis dikembangkan dan diimplementasikan secara utuh-menyeluruh (holistik), tidak terpisah dari aspek terkait yang lain dan menjadi bagian elemen yang terkait dengan yang lain, baik internal maupun eksternal. Di sini pengembangan dan implementasi literasi baca-tulis tidak terpisahkan dari literasi numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan. Pengembangan dan implementasi literasi baca-tulis di ranah sekolah, keluarga, dan masyarakat juga merupakan satu kesatuan dan keutuhan, harus saling mendukung dan memperkuat,…

Kembangkan Perpustakaan, Perpusnas Dorong Pemda Berpacu

Literasi Indonesia – Betapa ruginya sebuah bangsa dengan sumber daya alam melimpah, tapi tingkat literasi rendah. Demikian ditegaskan Kepala Perpustakaan Nasional RI, M. Syarif Bando saat menerima kunjungan kerja sejumlah pemerintah daerah di ruang rapat pimpinan lantai 5 Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan pada Rabu (2/6/2021). Syarif menjelaskan bahwa literasi merupakan modal masyarakat agar lebih berdaya, di mana pada tingkatan literasi yang keempat, masyarakat dapat menciptakan barang dan jasa. “Cuma satu kata kunci di 2045, siapa menang jadi produsen, siapa kalah jadi konsumen,” ujarnya di hadapan rombongan dari Provinsi Nusa Tenggara…