Ada 200 Metode Pembelajaran Al-Quran, Kemenag Siap Fasilitasi Pengurusan HAKI

Bogor, Literasi Indonesia – Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Waryono Abdul Ghafur mengatakan, ada 200 lebih metode pembelajaran Al Qur’an yang berkembang di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Al Bagdadi, Al Barqi, Al Jabari, Ummi, Yanbu’a, Iqro, Tilawati, dan metode Tasbih. Ratusan metode ini sedang dikompilasi untuk diterbitkan Kemenag menjadi sebuah buku. Menurut Waryono, karya-karya yang berkembang di masyarakat tersebut harus dirawat, dikumpulkan, dan dipelajari.  “Direktorat PD Pontren siap memfasilitasi agar karya para Kyai bisa mendapatkan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) dan bisa dijadikan rujukan…