‘Sayangkan Kain Buangkan Baju,’ Hidup Tak Serendah Itu

LITERASI INDONESIA – Hidup bukan melulu persoalan bagaimana memperoleh harta dan kemewahan. Secara hakikat, hidup menuntun kita untuk terus menjadi manusia seutuhnya, manusia yang tahu akan Tuhannya. Menjalani kehidupan dengan segala corak dan ragamnya, tentu saja penuh dengan onak dan duri. Tak pelak, sebagian orang kadang kalah oleh keadaan. Memilih alasan untuk sesuatu yang ia sendiri belum tahu apa-apa. Memutuskan untuk beralih pada keadaan yang ia sendiri menangisinya karena tak yakin akan jadi apa. Menjadi manusia bertuhan bukan pula sebuah kemudahan. Ia harus diisi dengan pengetahuan yang benar dan terjaga…

Pengkhianatan Tidak Datang dari Musuh, Waspadai Mulut Manis di Sekitar

LITERASI INDONESIA – Banyak hal berubah dalam perjalanan hidup, dan itu akan dialami setiap manusia. Kadang ada saatnya harus meninggalkan, kadang tiba masanya untuk pergi karena diminta. Dan karena alasan apapun, hidup tidak berhenti. Tidak akan ada rest area bagi kisah hidup manusia, hingga tiba di batas akhirnya, menemui Sang Maha Pencipta. Jangan pernah ragu menatap masa depan, apapun masalahnya. Jangan pernah lupa bahwa setiap tanjakan yang dilalui dinanti turunan, kadang landai, kadang tajam. Persiapkan diri agar selalu kuat. Lain halnya bila anda tidak mengenal Tuhan. Karena mungkin masih ada…

Adat Periuk Berkarat Adat Lesung Berdedak, Hati-hati dengan Kebaikan Semu

LITERASI INDONESIA – Adat periuk berkarat, adat lesung berdedak. Ungkapan ini menyatakan bahwa tidak ada sesuatu yang sempurna, pasti ada kelebihan dan kekurangan. Begitu pula manusia. Namun bukan berarti kita bisa jadikan tameng untuk sekedar menutupi diri dari segala kekurangan yang terus-menerus dilakukan. Manusia adalah makhluk dinamis yang terus bergerak ke depan. Apapun keadaannya, ia akan menuju satu titik tertentu dalam hidup. Bukan malah mundur, kembali pada keburukan seperti masih hidup di masa jahilyah. Merubah kebiasaan, perilaku yang buruk menuju kebaikan, memang bukan sesuatu yang mudah. Untuk hijrah di jalan…

Bijak Bertindak Untungkan Diri, Bila Tidak Periuk pun Mengumpat Belanga

LITERASI INDONESIA – Api padam puntung berasap, begitu adagium Melayu menjelaskan tentang semua persoalan hidup yang tak ada habisnya. Setiap masalah yang diselesaikan, meninggalkan bekas, bahkan kadang bekasnya itu yang lebih besar daripada akar persoalan. Adakalanya dalam hidup ini, kita bisa selesaikan setiap persoalan dengan mudah. Membawanya ke dalam kejernihan pikir, lalu bersalaman untuk mengakhirinya dengan kesepakatan yang lahir dari nurani. Tapi tidak begitu bila masalah yang baru selesai dibawa ke dalam cerita bersama orang-orang di luar diri. Hasutan, masukan yang negatif, kadang kita anggap sebagai sesuatu yang positif. Dan…

Ketika Rasa Menang dalam Genggaman, Bagaimana Sepimu?

LITERASI INDONESIA – Setiap makhluk bernama manusia, tak pernah luput dari salah dan khilaf dalam perjalanannya. Karena itulah Sang Khaliq memberinya nama ‘insan’, makhluk yang pelupa. Setiap kita, punya kisah dan cerita yang tak pernah lekang oleh waktu bila diungkit dan dilabeli tiap-tiapnya dengan keburukan, kesalahan, kealpaan. Tapi hidup tak serendah itu, karena setiap datang keingkaran dalam diri, bisa dihapus dengan istighfar dan kembali ke jalanNya. Begitu ringannya nilai kesalahan dalam diri manusia di hadapan Sang Khaliq. Ia bukan Dzat yang kejam seperti makhluk, Ia bukan pula Dzat yang angkuh…

Saat Suteramu Ternyata Palsu, Biarkan Ia Kembali ke Habitatnya

LITERASI INDONESIA – ‘Sungguh pun cantik sutera diuji, belacu juga tahan dipakai’. Begitu adagium yang tercipta dari tutur leluhur Melayu, memberi makna pada anak keturunannya agar tak salah memahami hidup. Siapa yang tak senang bila mendapatkan pakaian sutera? Siapa yang tak bangga bila dihadiahi kehidupan bersama sosok yang terlihat baik dan mau diajak pada jalan Allah? Semua akan senang, semua akan menangkupkan kedua tangan sebagai pertanda syukur kepada-Nya. Tapi nyatanya, sutera bukanlah sembarang kain. Selain mahal dan bernilai tinggi, sutera sering dipalsukan. Hardcopy sutera bertaburan di pasaran, manusia-manusia layaknya sutera…

Long Trip Malang-Padang (Bagian 2)

LITERASI INDONESIA – Perjalanan menuju Padang ternyata harus dilalui dengan beberapa proses panjang. Ketika memasuki wilayah Riau, perut yang tadinya tidak bermasalah kini terasa begitu sakit. Tiba-tiba. Tak ada tanda-tanda apapun sebelumnya. Saat itu masih sekitar pukul 15.00. Masih sangat jauh menuju Pekanbaru. Ah, benar-benar melelahkan, membaur dengan suasana hati yang sedang memendam banyak persoalan. Saat masih merasakan sakit yang begitu kuat di bagian perut, sesuatu yang tak boleh terjadi pun terjadi. Semua karena keterpaksaan. Ada emosi yang meluap karena terdesak dan seolah terjebak dengan situasi. Dan kalimat-kalimat itu pun…

Rendahnya Akal Budi, Penyebab Manusia Bersekongkol dengan Iblis

LITERASI INDONESIA – Setiap perbuatan dan tindakan pasti saja ada risiko. Apalagi yang dilakukan itu merupakan perbuatan buruk, persekongkolan jahat, atau tindakan untuk merugikan orang lain. Di zaman yang kian modern dengan teknologi dan keunggulan revolusi industri ini, perilaku manusia ternyata tidak banyak berubah. Teknologi boleh saja maju dengan segala piranti mutakhirnya, tapi manusia ternyata tak sanggup mengiringi. Masih ada saja tindakan-tindakan tak terpuji dilakukan orang demi meraih keuntungan dan kepuasan diri sendiri. Bahkan ada yang tak mampu mengendalikan diri dengan melakukan tindakan klenik alias perdukunan. Perilaku jahiliyah, mengedepankan nafsu…

Hukum Tanam-Tuai, Efek Sikap dan Sifat Manusia

LITERASI INDONESIA – Pernahkah anda melihat orang-orang yang tertawa dengan pongahnya setelah berhasil mengusir orang lain dari kehidupannya? Ada beberapa hal yang menjadi persoalan di sini. Orang yang mengusir karena kebenaran, orang yang mengusir karena keterpaksaan, atau yang mengusir karena rencana kelicikan. Ya, setidaknya ada tiga itu yang bisa kita bahas dalam tulisan ini. Dan nanti akan kita ambil bersama hikmah yang bisa dipetik darinya. Kebenaran, adalah satu-satunya yang perlu dipertahankan dalam hidup. Kita tidak dianjurkan melakukan kesalahan. Maka setiap langkah manusia, diarahkan oleh setiap keyakinan pada perilaku benar dan…

Long Trip Malang-Padang, Bersama Kenangan

LITERASI INDONESIA – Perjalanan panjang kali ini, terjadi begitu saja. Berawal dari persoalan-persoalan yang harus diselesaikan, dan tanggungjawab yang menanti. Ya, perjalanan dari Kota Malang menuju Sumatra Barat. Kali ini, pilihan terakhir jatuh pada transportasi darat. Bukan tanpa alasan, ini karena kebijakan-kebijakan terkait protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah dalam pergerakan orang di negeri ini. Kalau biasanya penerbangan jadi pilihan karena dalam waktu singkat bisa sampai tujuan, ternyata perjalanan darat pun melahirkan kisah yang tak biasa, cerita yang penuh hikmah untuk dimaknai dengan baik. Beranjak dari Kota Malang Senin siang…