Penetapan Fokus Permasalahan dalam Penelitian Tindakan dan Analisisnya

Literasi Indonesia – Sebelum suatu masalah ditetapkan/dirumuskan, perlu ditumbuhkan sikap dan keberanian untuk mempertanyakan, misalnya tentang kualitas proses dan hasil pembelajaran yang dicapai selama ini. Sikap tersebut diperlukan untuk menumbuhkan keinginan peneliti memperbaiki kualitas pembelajaran. Tahapan ini disebut dengan tahapan merasakan adanya masalah. Jika dirasakan ada hal-hal yang perlu diperbaiki dapat diajukan pertanyaan seperti di bawah ini. Apakah kompetensi awal siswa yang mengikuti pelajaran cukup memadai? Apakah proses pembelajaran yang dilakukan cukup efektif? Apakah sarana pembelajaran cukup memadai? Apakah hasil pembelajaran cukup berkualitas? Bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan strategi inovatif tertentu?…

Penguatan Kapasitas Fasilitator Literasi Baca-Tulis di Sekolah, Dimulai dari Kepsek

Literasi Indonesia – Untuk proses pengembangan literasi di sekolah, khususnya pada bidang baca-tulis, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Pelatihan bagi kepala sekolah dan guru terkait dengan pengembangan pembelajaran yang terintegrasi dengan literasi baca-tulis sangat perlu dilakukan. Pada dasarnya, semua kegiatan pembelajaran dilandasi oleh aktivitas membaca dan menulis. Dalam pelatihan ini, dapat disampaikan teknik-teknik membaca yang efektif agar dapat menangkap isi bacaan dengan baik. Selain itu, disampaikan juga strategi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis, baik menulis ilmiah maupun kreatif. Selain itu, juga dibutuhkan pelatihan bagi kepala sekolah, guru,…

Prinsip Dasar Pengembangan dan Implementasi Literasi Baca-Tulis

Literasi Indonesia – Dalam Gerakan Literasi Nasional, literasi baca-tulis  dikembangkan  dan diimplementasikan berlandaskan pada lima prinsip dasar. Prinsip Keutuhan dan Holistik Literasi baca-tulis dikembangkan dan diimplementasikan secara utuh-menyeluruh (holistik), tidak terpisah dari aspek terkait yang lain dan menjadi bagian elemen yang terkait dengan yang lain, baik internal maupun eksternal. Di sini pengembangan dan implementasi literasi baca-tulis tidak terpisahkan dari literasi numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan. Pengembangan dan implementasi literasi baca-tulis di ranah sekolah, keluarga, dan masyarakat juga merupakan satu kesatuan dan keutuhan, harus saling mendukung dan memperkuat,…

Siswa Wajib Diberi Pemahaman Pentingnya Literasi Baca Tulis

Literasi Indonesia – Setiap anak akan belajar baca dan tulis. Ini penting agar nanti tidak buta aksara. Atau bisa meningkatkan tingkat literasi seseorang. Ternyata, baca tulis ini masuk sebagai literasi dasar. Apa itu literasi baca tulis? Melansir laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, Minggu (30 /5)  ini penjelasannya. Literasi baca tulis dapat disebut sebagai moyang segala jenis literasi karena memiliki sejarahnya cukup panjang. Literasi ini bahkan bisa dikatakan sebagai makna awal literasi, meski kemudian dari waktu ke waktu makna itu mengalami perubahan. Tidak mengherankan bila pengertian literasi baca tulis mengalami perkembangan…

Menulis Jurnal yang Baik? Pahami Cara Berikut Ini!

Literasi Indonesia – Sebagian guru dan mahasiswa masih kesulitan dalam memahami bagaimana cara menulis artikel jurnal yang baik. Hal tersebut berdampak pada proses publikasi sebagai bagian dari kewajiban masing-masing mahasiswa dan guru ASN. Berikut ini adalah pemahaman penting bagi penulis artikel jurnal. Title (Judul) Judul atau title wajib ditulis dengan singkat dan padat, biasanya beberapa jurnal membatasi jumlah huruf dalam paper yaitu maksimal 14 kata. Di dalam judul harus tertulis secara jelas tiga poin yaitu: Problem (masalah), Object (objek), dan Method (metode). Tiga poin tesebut, boleh diletakkan secara berurutan atau…

Diskusi Literasi: Guru Perlu Membuka Diri Menambah Wawasan tentang PI/KI

Malang, Literasi Indonesia – “Berdasarkan data kita di lapangan, masih ada guru-guru yang belum tahu tentang seluk-beluk piblikasi ilmiah. Termasuk mana yang harus ber-ISBN, dan mana pula media yang disebut ber-ISSN.” Demikian disampaikan Nova Indra, pimpinan lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati saat menggelar diskusi literas di Kota Malang, Sabtu (27/3) pagi. Menurut novelis dan penulis buku Langkah Mudah Menjadi Penulis itu, kurangnya wawasan guru terkait alur dan seluk-beluk publikasi ilmiah tersebut seharusnya tidak perlu terjadi . “Sudah 12 tahun lamanya peraturan yang berkaitan dengan kewajiban…

Penelitian Tindakan Kelas? Kenali Karakteristiknya

Literasi Indonesia – Mengapa begitu penting pelaksanaan PTK? Hal itu karena penelitian tindakan kelas memang mempunyai kelebihan nyata, yaitu mampu memberikan ide, perlakuan atau treatment riil berupa tindakan perbaikan praktis, yang bisa dirasakan langsung oleh para responden yaitu guru atau siswa yang diteliti. Guru sebagai pendidik diharapkan dapat menjadi lebih peka terhadap permasalahan pembelajaran. Hal tersebut ditujukan agar guru dapat mengidentifikasikan permasalahan kelas, menyusun rancangan pembelajaran terbaik, dan menemukan solusi atau memberikan alternatif pembelajaran di kelas. Secara definitif, PTK atau Classs Action Research diartikan sebagai the way groups of people…

Menulis Artikel di Media? Yuk Baca Dulu di Sini

Literasi Indonesia – Menulis artikel berbeda dengan menulis berita. Kalau berita, apa yang ditulisnya itu harus berdasarkan fakta atas kejadian atau peristiwa yang terjadi. Boleh juga penulisan berita ditambah dengan interpretasi, sepanjang itu diperuntukkan bagi penjelasan fakta. Tetapi menulis berita, sama sekali tidak diperbolehkan memasukkan opini. Artikel dalam bahasa Inggris ditulis “article.” Sedangkan menurut kamus lengkap Inggris-Indonesia karangan Prof. Drs. S. Wojowasito dan W.J.S. Poerwodarminto, article berarti “karangan.” Sementara “artikel” dalam bahasa Indonesia, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia berarti karangan di surat kabar, majalah dan sebagainya. Dalam lingkup jurnalistik, para…

Emosi dan Konsistensi Diperlukan dalam Menulis

Literasi Indonesia – “Menulis adalah mencipta, dalam suatu penciptaan seseorang mengarahkan tidak hanya semua pengetahuan, daya, dan kemampuannya saja, tetapi ia sertakan seluruh jiwa dan napas hidupnya” (Stephen King). Menulis itu merupakan salah satu bentuk ekspresi diri. Kita bisa meluapkan segala ekspresi kita melalui tulisan. Oleh karena itu, menulis  harus dilakukan dengan emosi dan  dilakukan secara konsisten. Menulis dengan  emosi akan membuat tulisan menjadi lebih hidup, bertenaga sehingga menjadi kekuatan tersendiri untuk membangkitkan emosi pembaca. Dan konsistensi dalam menulis, otak kita akan terbiasa menghadapi begitu banyak syarat dan hambatan. Pada…