Bingung Membuat Kata Pengantar? Berikut Ini Caranya yang Baik dan Benar

Literasi Indonesia – Anda pernah kebingungan saat mebuat kata pengantar sebuah naskah? Baik itu untuk buku atau makalah karya tulis lainnya, kadang mebuat orang merasa sulit dan rumit mebuat kata pengantar.

Cara membuat kata pengantar perlu mengikuti ketentuan tertentu. Hal ini terutama terkait dengan strukturnya, dari pembukaan, isi, hingga penutup. Semua karya ilmiah diharuskan memiliki halaman kata pengantar.

Kata pengantar ini biasanya berisikan ucapan-ucapan dari penulis atas keberhasilan telah menyelesaikan laporan, makalah, atau karya ilmiah tersebut. Kata pengantar yang baik dan benar merupakan simbol penghormatan kepada para pembaca.  

Cara membuat kata pengantar yang baik dan benar perlu berisi struktur yang benar pula. Kata pengantar harus menggunakan kalimat efektif, dengan tujuan agar pembaca mudah memahami isi dari kata pengantar.

Pembukaan

Kata pengantar yang benar tentunya memiliki pembukaan yang harus tertata rapi. Pada bagian pembukaan paragraf pertama hingga paragraf kedua, berisi tentang ucapan syukur penulis atau tim penyusun atas terselesaikannya karya tulis.

Kata pengantar yang sering digunakan adalah, mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan dengan masing-masing cara menyampaikannya. Kamu bisa melihatnya pada contoh kata pengantar laporan.

Kemudian setelah ucapan rasa syukur, dilanjutkan dengan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung dan membantu penulis selama proses mengerjakan hingga menyelesaikan karya tulis tersebut.

Sedangkan urutan untuk pihak-pihak yang bersangkutan pada umumnya disesuaikan dengan seberapa besar pengaruh pihak tersebut dalam penyelesaian penulisan karya tulis.

Misalnya dalam pembuatan laporan, maka nama pertama yang disebutkan dalam kata pengantar khususnya pada ucapan terima kasih adalah guru kelas atau penanggung jawab yang telah memberikan tugas. Barulah setelahnya pihak-pihak yang memiliki andil dalam membantu penulisan makalah.

Isi

Struktur kata pengantar yang benar selanjutnya adalah bagian isi. Bagian isi berisi mengenai gambaran dari isi karya tulis yang kamu buat. Biasanya, dimulai dengan menyebutkan judul karya tulis.

Barulah kemudian dijelaskan sedikit mengenai pembahasan dan bagaimana penulis menuliskan isi tersebut dalam karya tulis. Tuliskan secara singkat padat dan jelas pada bagian isi.

Sebisa mungkin jangan terlalu detail dalam menuliskan bagian isi ini, sebab hal tersebut hanya akan membuat kata pengantar menjadi terlalu panjang.

Cukup menjelaskan sedikit saja mengenai isi dari karya tulis, supaya pembaca mendapatkan sedikit pandangan mengenai karya tulis yang kamu buat. Hal ini tentunya sangat penting diperhatikan dalam contoh kata pengantar laporan.

Penutup

Cara membuat kata pengantar selanjutnya adalah memperhatikan penulisan penutup sebagai struktur yang terakhir. Berikut cara membuat kata pengantar pada bagian penutup:

Kata pengantar yang baik harus memiliki bagian penutup yang benar. Bagian penutup berisi tentang permohonan maaf serta harapan penulis dari karya tulis yang telah dibuat.

Permohonan maaf ini sifatnya lebih tertuju kepada pembaca apabila di kemudian hari menemukan beberapa kesalahan dari karya tulis. Sebab karya tulis seseorang tidak akan luput dari kesalahan dan tentu memiliki kekurangan.

Permohonan maaf perlu ditulis karena penulis tidak mungkin dapat bertatap muka dengan pembacanya satu persatu. Sehingga, jika ditemukan kesalahan pada karya tulis yang telah kamu buat, kamu sudah memberikan permohonan maaf pada kata pengantar terlebih dahulu.

Lalu untuk harapan, bisa ditulis tentang beberapa pandangan lebih lanjut dari topik yang kamu angkat dalam karya tulis, yang nantinya topik tersebut dapat diangkat lagi namun dalam bentuk karya tulis baru dan dalam sudut pandang yang berbeda pula. (sumber: ist)

Related posts