Generasi Milenial Perlu Kuasai Literasi Digital

Literasi Indonesia – Pada tahun 2020, diperkirakan jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 196,7 juta jiwa berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada kuartal II 2020.

Sebagian besar pengguna didominasi dari generasi milenial. Sayangnya, tidak semua pengguna internet Indonesia melek literasi digital.

Ilustrasi. (google image)

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad), Ira Mirawati menjelaskan, literasi digital dibutuhkan sebagai pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital. Kemampuan ini, kata dia, diperlukan untuk mencari, menilai, menggunakan, serta memproduksi informasi.

“Kalian buat konten di Instagram, TikTok, update status, itu namanya memproduksi. Itu masuk ke literasi digital. Dan bagaimana kita bisa memanfaatkannya secara sehat, bijak, cermat, dan patuh hukum,” ujar dia melansir laman Unpad.

Ira menjelaskan, ada delapan elemen pada literasi digital yang wajib dimiliki generasi milenial.

Pertama yaitu aspek kultural. Pengguna wajib memahami ragam konteks dari setiap pengguna digital.

Elemen kedua adalah kognitif atau daya pikir dalam menilai konten. Pengguna mesti memproses informasi yang diterima.

Elemen ketiga adalah konstruktif atau reka cipta dalam menghasilkan sesuatu.

Elemen yang keempat adalah komunikatif atau memahami kinerja jejaring dan komunikasi di dunia digital.

Sedangkan elemen yang kelima adalah kepercayaan diri yang bertanggung jawab.

Sementara tiga elemen terakhir adalah kreatif atau melakukan hal baru dengan cara baru, kritis dalam menyikapi konten, serta bertanggung jawab secara sosial.

Dia menuturkan, saat ini karakteristik pengguna media sosial (medsos) bisa diketahui dari media algoritmanya. Melalui media algoritma ini, media sosial akan mengetahui bagaimana preferensi dari pengguna.

“Jadi kalau kita mau lingkungan media digital kita seperti apa, tentukan berperilaku kita di awal. Kalau teman-teman suka dengan kebaikan, maka akan terhubung dengan orang lain yang suka dengan kebaikan,” ujar Ira. (ist)

Related posts