Membangun Literasi Guru, Kepala Sekolah Perlu Bangun Harmonisasi

Literasi Indonesia – Kepala Sekolah merupakan ujung tombak keberhasilan satuan pendidikan yang dipimpinnya.

Memimpin sekolah, menjadi tantangan tersendiri bagi seorang kepala sekolah dalam keseharian. Hal itu bukan saja persoalan manajemen dan administrasi sekolah, namun juga menjaga hubungan serta komunikasi bersama guru-guru yang berada di bawah tanggungjawabnya.

Dyah Purnamastuti Ningrum, kepala SD Negeri Bandungrejosari 2 Kota malang, dalam podcast Literasi Indonesia menjelaskan, guru harus dibekali dengan pengetahuan bagaimana cara membuat media pembelajaran. Hal itu tentunya menjadi sebuah tantangan bagi kepala sekolah dalam memfasilitasi guru-guru agar semakin meningkat keterampilannya.

“Selaku kepala sekolah, kita harus benar-benar membaur dengan para guru yang ada, agar bisa mendengar dan langsung menyikapi keluhan-keluhan dari mereka,” ujarnya.

Karena itu, sambungnya, di sekolah yang dipimpinnya sejak beberapa tahun lalu, selain pengadaan fasilitas untuk guru dalam kesehariannya, ia juga programkan peningkatan kualitas literasi guru melalui workshop-worshop yang secara berkala diadakan setiap semester.

“Kalau komunikasi antara kepsek dan guru tidak bagus, biasanya pesan-pesan (keluhan dan kebutuhan guru – red) yang ada dari mereka tidak nyambung,” imbuhnya. (d’)

Related posts