Kompetisi Kreativitas Mahasiswa Budha 2021 Digelar Daring

Jakarta, Literasi Indonesia – Ditjen Bimas Budha Kementerian Agama kembali menggelar Mahanitiloka Dhamma tingkat Nasional Tahun 2021. Karena masih pandemi, ajang kompetisi pengembangan kreativitas mahasiswa Perguruan Tinggi Keagaman Buddha (PTKB) se-Indonesia ini digelar secara dalam jaringan (daring).

Mahaniti Loka Dhamma merupakan ajang pertemuan, penampilan kebolehan, dan ketangkasan dalam Dhamma bagi masyarakat kampus PTKB. Dalam acara ini, digelar perlombaan dan talkshow. Ajang yang akanerlangsung selama lima hari, 19 – 23 April 2021, ini dibuka oleh Dirjen Bimas Buddha Caliadi.

“Perlu dipahami bahwa Mahanitiloka Dhamma ini memiliki arti penting dalam rangka turut serta mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Yaitu untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, unggul, maju lahir dan bathin, memiliki karakter, serta memiliki keterampilan keagamaan sebagai modal dan kecakapan hidup ditengah-tengah masyarakat,” ujar Caliadi di Jakarta, Senin (19/4). 

Caliadi berpesan, Mahanitiloka Dhamma ini bukan semata mencari pemenang dan sang juara. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, sportifitas, dan kejujuran, serta mengembangkan potensi mahasiswa Buddha.

“Rasa percaya diri, potensi diri, sportifitas dan kejujuran adalah hal yang harus dipupuk dalam mengikuti perlombaan,” jelasnya. 


“Saya juga berpesan kepada seluruh Reviewer, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, memberikan nilai secara obyektif. Nilai lah dengan jujur dan adil sesuai janji yang diucapkan, agar nanti tidak menimbulkan permasalahan dan kegaduhan dari peserta,” tambahnya. 

Seremonial pembukaan secara daring ini diikuti para Ketua Sekolah Tinggi Keagamaan Buddha, negeri maupun swasta, serta masyarakat kampus, khususnya mahasiswa dan mahasiswi yang akan ikut serta dalam lomba.  

Ada lima kategori lomba, yakni: Bidang Penelitian (PKM-P),  Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M), Bidang Kewirausahaan (PKM-K), Bidang Karya Cipta Media Pembelajaran maupun Media Ceramah (PKM-KC), serta Bidang Kajian Tripitaka (PKM-KT). Para juara di tiap kategori akan memperoleh penghargaan berupa piala, dana pembinaan dan piagam penghargaan. Untuk juara umum, akan mendapatkan Piala Bergilir Mahanitiloka Dhamma.

Pelaksanaan Mahanitiloka Dhamma tahun ini  mengusung tema“BISA (Buat Inovasi untuk Sukses Akhir nanti)”. Tema ini mengandung pesan agar para mahasiswa terus berinovasi agar bisa sukses di kemudian hari. 

Adapun maskot Mahanitiloka Dhamma tahun ini adalah ‘’Gajah Putih”. Dalam Agama Buddha, gajah melambangkan pengetahuan dan warna putih berarti suci. Jadi simbol gajah putih  diartikan sebagai pengetahuan yang benar dalam upaya mencapai kesucian. 

Kegiatan ini diikuti 210 peserta dari  Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha  (PTKB)  baik negeri atau swasta. Untuk menambah wawasan dan pengalaman kepada peserta, panitia menghadirkan nara sumber dari entrepreneurship. (*/kemenag)

Related posts