SMKN 9 Bandung Gelar Pameran Virtual ‘Expose Salapan’

Bandung, Literasi Indonesia – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Bandung menggelar Pameran Hasil Karya dan Start Up Bisnis Siswa secara virtual di Aula SMKN 9 Bandung, Jln. Soekarno-Hatta No. 10, Kota Bandung, Sabtu (10/4) lalu.

Mengambil tema “Virtual Expose Salapan”, kegiatan ini bertujuan mengapresiasi karya peserta didik, sekaligus mengenalkannya kepada masyarakat luas. 

Kepala SMKN 9 Bandung, Anne Sukmawati mengatakan, pameran virtual ini menjadi ajang pengenalan karya siswa kepada khalayak.

“Karya siswa biasanya hanya ditaruh di ruang-ruang kelas. Digelarnya pameran yang memanfaatkan platform digital ini adalah upaya kita mengekspose karya para siswa ke publik,” tutur Anne. 

Selain itu, lanjut Anne, pameran virtual ini bertujuan mengapresiasi karya peserta didik. Ia berharap, pameran ini bisa memotivasi para siswa untuk terus berkarya. 

Terlebih, tambahnya, para siswa mampu berinovasi dengan menghasilkan karya di masa pandemi saat ini. “Kreativitas dan inovasi mereka menunjukkan kalau kita tidak kalah oleh pandemi,” ujarnya.

Ada tujuh kategori pameran yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Semuanya dikreasikan oleh siswa dengan kompetensi keahlian beragam. 

Pertama adalah Fashion Show “The Art of Shibori”, kolaborasi kompetensi keahlian tata busana dan tata kecantikan kulit dan rambut. 

Kedua adalah penyajian Platted Dessert “Molekuler Gastromoni”, kreasi siswa kompetensi keahlian tata boga.

Ketiga, “Virtual Boot Tour” oleh siswa kompetensi keahlian usaha perjalanan wisata. Keempat, yaitu “Make Up Artist”, kreasi siswa kompetensi keahlian kecantikan kulit dan rambut.

Kelima, Reservasi Ticketing dan Guiding “Smailing West Java” oleh siswa kompetensi keahlian usaha perjalanan wisata. Keenam, “Towel Folding” (seni melipat handuk) oleh siswa kompetensi keahlian perhotelan. Terakhir, “Character Design” karya siswa kompetensi keahlian desain komunikasi visual. 

Pameran virtual tersebut ditayangkan di seluruh media sosial, mulai dari Facebook, Instagram, Youtube hingga Zoom. 

Salah seorang siswa, Adhisty Nashira Kamila mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pameran virtual ini.

“Pameran ini ngebuat orang-orang jadi tahu produk karya siswa di tiap kompetensi keahlian. Ini juga sangat membantu memasarkan produk yang saya buat,” ungkap siswa jurusan tata boga itu.

Kegiatan pameran virtual tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidika (Disdik) Jawa Barat (Jabar), Edy Purwanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Arief Subakti serta berbagai perwakilan industri yang telah bekerja sama dengan SMKN 9 Bandung. (*/berita dan foto: disdikjabar)

Related posts