Sidang Koordinasi Pilar Sosial Budaya ASEAN ke-16 Digelar

Jakarta, Literasi Indonesia – Sidang Koordinasi Pilar Sosial Budaya ASEAN atau Coordinating Conference on the ASEAN Socio-Cultural Community (SOC-COM) yang merupakan forum tahunan di bawah Pilar Sosial Budaya ASEAN kembali digelar.

Sidang tahunan yang mendiskusikan berbagai isu lintas-sektoral dan lintas-pilar itu dihadiri oleh SOCA Leader dari seluruh negara Anggota ASEAN serta Ketua Badan Sektoral dari seluruh pilar ASEAN.

Indonesia dalam hal ini Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sebagai Ketua dari Pilar Sosial Budaya ASEAN diwakili oleh Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama turut hadir pada pertemuan SOC-COM ke-16 yang dilakukan secara telekonferensi pada Senin (15/3) tersebut.

Dalam sidang tersebut, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri Riaz J. P. Saehu menyampaikan dukungan Indonesia terhadap penguatan peran ASEAN Committee of Permanent Representatives (CPR) dalam pertemuan tingkat koordinatif. Selain itu juga mendorong pemanfaatan gedung ASEC di Jakarta untuk pelaksanaan pertemuan koordinatif seperti SOC-COM dan Working Group.

Di samping itu, Indonesia juga mempromosikan pentingnya membina identitas ASEAN dan kesadaran ASEAN dalam paruh akhir implementasi Cetak Biru Pilar Sosial Budaya ASEAN 2025.

“Narasi Identitas ASEAN akan diukur melalui ASEAN Awareness, ASEAN Relevance, dan ASEAN Appreciation. Ketiga nilai atau parameter ini merupakan tahapan masyarakat ASEAN dalam menginternalisasi Identitas ASEAN, dimulai dari sadar akan keberadaan ASEAN, mengetahui manfaat ASEAN, hingga mengapresiasi keberadaan ASEAN untuk kehidupan mereka,” tutur Riaz J. P. Saehu.

Related posts