Selain Jaringan Internet Lambat, Banyak Guru yang Masih Gagap Menggunakan Perangkat Teknologi

Sumbar, Literasi Indonesia – Kualitas jaringan internet di Indonesia kini diuji. Sejumlah daerah terjangkit Covid-19 merumahkan siswa dan belajar dengan sistem daring. Internet pun sering bermasalah.

“Selain ini adalah hal baru bagi sebagian guru dalam menyiapkan bahan ajar daring, persoalan jaringan internet yang lambat, juga jadi masalah bagi kami,” demikian ungkap salah seorang guru seolah dasar di Sumatera Barat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Guru tersebut menjelaskan, kesulitan memanfaatkan sistem belajar daring, dialami karena selama ini guru-guru di daerah tidak terlalu mahir dalam penggunaan media teknologi.

“Banyak guru yang kesulitan dalam penggunaan perangkat teknologi. Selama ini guru bisa mengetik bahan ajar saja, itu sudah syukur. Dan kalau persoalan harus memanfaatkan aplikasi pembelajaran daring, banyak yang mengalami kesulitan,” jelasnya ketika dihubungi Warta Pendidikan, Senin (23/3).

Secara terpisah, pimpinan lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati, Nova Indra, ketika dihubungi media ini menjelaskan, sangat menyayangkan masalah tersebut.

“Selama ini, menurut data kami, memang banyak guru secara nasional yang masih kesulitan dalam penggunaan perangkat teknologi. Karena itu, sebenarnya kita sejak dulu sudah luncurkan program prorgram pelatihan-pelatihan teknologi informatika untuk guru,” ujarnya.

Nova menambahkan, ini adalah pelajaran bagi kita bersama. Tidak selamanya pembelajaran dengan metode offline atau tatap muka dapat dilakukan. Ada masa yang membuat pembelajaran berubah tiba-tiba.

“Di titik ini semoga kesadaran kita bersama mulai terkuak. Keterampilan di bidang teknologi informatika juga penting dikuasai guru. Bukan karena ada wabah yang memaksa seperti sekarang saja. Keterampilan teknologi juga dibutuhkan setiap waktu,” terangnya. (d’)

Related posts

Leave a Comment